Mahasiswa Universitas Muhammdiyah menggelar aksi treatrikal perayaan hari sumpah pemuda ke 87 di Makassar, 28 Oktober 2015. Aksi ini mengajak para pemuda untuk menghindari bahaya prostitusi dan narkoba yang mengancam moralitas pemuda dan mengajak seluruh pemuda-pemudi menggalang keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. TEMPO/Fahmi Ali

Sejumlah mahasiswa berunjuk rasa memperingati hari sumpah pemuda dengan menutup jalan di Jalan Urip Sumiharjo, Makassar, 29 Oktober 2015. Selain dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda juga mahasiswa menuntut pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah-masalah negara khususnya masalah ekonomi, sosial, dan hukum. TEMPO/Fahmi Ali

Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Bengkulu melakukan aksi di Bundaran Simpang Lima Bengkulu, 28 Oktober 2015. Dalam aksi damai memperingati sumpah pemuda ini mereka menuntut solusi atas Pemulihan Ekonomi, Pelaksanaan Pilkada serentak dengan adil dan jujur serta penyelesaian masalah lingkungan terdampak dari kabut asap. ANTARA FOTO

Sejumlah demonstran yang tergabung dalam KMB (Koalisi Mahasiswa Banten) berunjuk rasa dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda di Alun-alun Serang, Banten, 28 Oktober 2015. ANTARA FOTO

Puluhan mahasiswa melakukan unjukrasa refleksi peringatan hari Sumpah Pemuda di depan kantor Gubernur NTB di Mataram, 28 Oktober 2015. Dalam orasinya mereka menyampaikan agar pemerintah memperbanyak lapangan pekerjaan, dan tegas memberantas tindak pidana korupsi. ANTARA FOTO

Pengunjuk rasa berjalan di dekat ban bekas saat aksi demonstrasi di depan kampus Universitas Negeri (UNM) Makassar, Sulawesi Selatan, 28 Oktober 2015. Mahasiswa menuntut pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah-masalah negara khususnya masalah ekonomi, sosial, dan hukum. ANTARA FOTO