Sebuah instrumen radar terparkir di tepi Danau Quinault, Amanda Park, Washington, 6 November 2015. Para ilmuwan mengukur curah hujan dan salju untuk memvalidasi keakuratan data satelit global yang mengukur curah hujan dari luar angkasa. AP/Ted S. Warren

Ilmuwan menganalisa data dari dalam truk yang mengangkut instrumen radar di tepi Danau Quinault, Amanda Park, Washington, 6 November 2015. Instrumen radar tersebut bernama Doppler On Wheels. AP/Ted S. Warren

Ilmuwan melihat data yang direkam radar dari ponselnya di tepi Danau Quinault, Amanda Park, Washington, 6 November 2015. NASA bersama tim meteorologi dan ilmuwan University of Washington meneliti hujan di tempat paling basah di Amerika Serikat. AP/Ted S. Warren

Seorang ahli geologi, Brandon Jameson mempersiapkan alat pengukur hujan di tepi Danau Quinault, Amanda Park, Washington, 6 November 2015. Para ilmuwan mengukur curah hujan dan salju untuk memvalidasi keakuratan data satelit global yang mengukur curah hujan dari luar angkasa. AP/Ted S. Warren

Truk yang mengangkut instrumen radar terparkir di tepi Danau Quinault, Amanda Park, Washington, 6 November 2015. Instrumen radar tersebut bernama Doppler On Wheels. AP/Ted S. Warren

Sebuah instrumen radar terparkir di tepi Danau Quinault, Amanda Park, Washington, 6 November 2015. NASA bersama tim meteorologi dan ilmuwan University of Washington meneliti hujan di tempat paling basah di Amerika Serikat. AP/Ted S. Warren