Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggerebek pabrik obat palsu di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, 26 November 2015. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggerebek pabrik obat palsu di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, 26 November 2015. Dari penggerebekan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa obat salep Moov Rapid Reliep, Dermovate, Omega Pain dan Betacet. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggerebek pabrik obat palsu di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, 26 November 2015. Dari penggeledahan tersebut, petugas menemukan bahan Borak yang dijadikana sebagai bahan pembuatan obat jenis Moov Rapid Relief tersebut. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggerebek pabrik obat palsu di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, 26 November 2015. Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menahan seorang pria berumur 31 tahun dan ditetapkan menjadi tersangka berinisial HW. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Direktur Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Brigjen Pol Anjan Pramuka menggerebek pabrik obat palsu di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, 26 November 2015. Anjan juga mengungkapkan bahwa obat berbahaya tersebut tidak memiliki ijin dan berbahaya bagi kesehatan kulit manusia. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Sejumlah karyawan yang dipekerjakan di pabrik obat palsu di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, 26 November 2015. Pabrik obat berbahaya tersebut telah berjalan selama dua tahun dan telah memperkejakan sebanyak 13 karyawan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat