Perahu nelayan melintas di dekat `cold storage` yang tak lagi digunakan di desa Tilei Pantai, Morotai Selatan Barat, Pulau Morotai, Maluku Utara, 9 November 2015. Pulau Morotai telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus yang akan mendukung sektor perikanan. Diharapkan lebih banyak investor yang datang dan dapat mengangkat kehidupan warga yang mayoritas nelayan menjadi lebih layak. Menjadi bintang di tepian Pasifik. ANTARA/Fanny Octavianus

Warga membawa pulang ikan yang dibelinya dari nelayan di pulau Kolorai, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, 12 November 2015. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2012, Pulau Morotai memiliki 160 jenis ikan yang bernilai ekonomis dan 31 jenis ikan komersial. Potensi perikanan yang diperkirakan mencapai 148.473,8 ton per tahun dengan jumlah potensi lestari yang dapat dimanfaatkan sebesar 81.660,6 ton per tahun. ANTARA/Fanny Octavianus

Nelayan memeriksa jaring di desa Wanabuya, Morotai Selatan Barat, Pulau Morotai, Maluku Utara, 13 November 2015. Sejumlah `cold storage` yang merupakan fasilitas penyimpanan ikan justru tak digunakan lagi bahkan hanya menjadi reruntuhan. Nelayan tuna di pesisir timur Morotai rata-rata menjual langsung tangkapannya pada kapal pengusaha ikan dari Bitung. ANTARA/Fanny Octavianus

Abdul Rahman asal Tobelo menunjukkan ikan cakalang yang dibelinya dari nelayan Morotai di pulau Kolorai, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, 12 November 2015. Minapolitan sendiri adalah sebuah konsep yang dilontarkan lima tahunan lalu, saat Menteri Kelautan dan Perikanan masih dijabat Fadel Mohammad. Namun Morotai kini masih jauh dari apa yang diharapkan akan terwujud. ANTARA/Fanny Octavianus

Kelompok nelayan memberi makan ikan kerapu dalam keramba di perairan pulau Kolorai, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, 12 November 2015. Perairan pulau itu merupakan jalur migrasi tuna dari Pasifik ke laut di nusantara dan sebaliknya. Dengan segala potensi kelautannya Morotai digadang-gadang menjadi sebuah kawasan Mega Minapolitan. ANTARA/Fanny Octavianus

Perahu bersandar di sebelah reruntuhan bangunan `cold storage` di Daruba, Pulau Morotai, Maluku Utara, 13 November 2015. Morotai merupakan salah satu pulau terluar di provinsi Maluku Utara dengan luas luas 2.476 km persegi yang menjadi jendela nusantara menghadap Samudera Pasifik. ANTARA/Fanny Octavianus