Petugas Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Depok memperlihatkan surat suara yang rusak dan kelebihan sebelum dibakar dengan disaksikan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Polri di Gudang Logistik KPU, Depok, Jawa Barat, 8 Desember 2015. Sebanyak 1.576 surat suara yang terdiri dari 398 rusak dan 1.178 kelebihan tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar untuk mengantisipasi penyalahgunaan surat suara dalam Pilkada serentak, besok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Sebanyak 1.576 surat suara yang terdiri dari 398 rusak dan 1.178 berlebih dikumpulkan sebelum dimusnahkan di Gudang Logistik KPU, Depok, Jawa Barat, 8 Desember 2015. Hal tersebut sebagai tindakan antisipasi penyalahgunaan surat suara dalam Pilkada, besok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Sebanyak 1.576 surat suara yang terdiri dari 398 rusak dan 1.178 berlebih dibakar petugas KPUD Depok disaksikan Panwaslu dan Polri di Gudang Logistik KPU, Depok, Jawa Barat, 8 Desember 2015. al tersebut sebagai tindakan antisipasi penyalahgunaan surat suara dalam Pilkada, besok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Lembaran kertas surat suara dibakar oleh petugas KPUD Depok di Gudang Logistik KPU, Depok, Jawa Barat, 8 Desember 2015. Sebanyak 1.576 surat suara yang terdiri dari 398 rusak dan 1.178 berlebih dimusnahkan guna mengantisipasi kecurangan dalam Pilkada, besok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Petugas KPUD Depok mempersiapkan surat suara yang rusak dan berlebih untuk dimusnahkan dengan cara dibakar di Gudang Logistik KPU, Depok, Jawa Barat, 8 Desember 2015. Sebanyak 1.576 surat suara yang terdiri dari 398 rusak dan 1.178 berlebih, dimusnahkan guna mengantisipasi penyalahgunaan surat suara Pilkada serentak, besok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho