Seorang perempuan meninggalkan gedung pusat pemungutan suara usai memberikan suara di pemilu perwakilan tingkat kota di Riyadh, Arab Saudi, 12 Desember 2015. Penyelenggara pemilu menyebutkan sekitar 130.000 perempuan terdaftar sebagai pemilih. Jumlah itu sangat sedikit dibandingkan 1,35 juta laki-laki yang terdaftar sebagai pemilih. REUTERS/Faisal Al Nasser

Para perempuan beristirahat di depan gedung pusat pemungutan suara usai memberikan suara di pemilu perwakilan tingkat kota di Riyadh, Arab Saudi, 12 Desember 2015. Selama kampanye para perempuan yang menjadi kandidat ini diijinkan berkampanye di balik sebuah pembatas atau diwakilkan oleh seorang laki-laki. REUTERS/Faisal Al Nasser

para perempuan masuk ke gedung pusat pemungutan suara untuk memberikan suara di pemilu perwakilan tingkat kota di Riyadh, Arab Saudi, 12 Desember 2015. Total jumlah perempuan yang terdaftar sebagai kandidat mencapai 978 orang bersaing dengan 5.938 kandidat laki-laki. AP/Aya Batrawy

Seorang perempuan meninggalkan gedung pusat pemungutan suara usai memberikan suara di pemilu perwakilan tingkat kota di Riyadh, Arab Saudi, 12 Desember 2015. Dalam 40 tahun terakhir tidak pernah ada pemilu di Arab Saudi, yaitu sepanjang tahun 1965 sampai 2005. REUTERS/Faisal Al Nasser

Dua perempuan berbincang usai memberikan suara di pemilu perwakilan tingkat kota di Riyadh, Arab Saudi, 12 Desember 2015. Tidak hanya sebagai pemilih, dalam pemilu ini untuk pertama kalinya perempuan Arab Saudi dapat menjadi kandidat. REUTERS/Faisal Al Nasser

Seorang perempuan memasukan surat suara ke dalam kotak di pusat pemungutan suara pemilihan perwakilan tingkat kota di Riyadh, Arab Saudi, 12 Desember 2015. Dalam pemilu ini, perempuan untuk pertama kalinya dapat menggunakan hak pilih mereka. AP/Aya Batrawy