Pengungsi asal Suriah, Samer Beylouneh memeluk keponakannya Anas Fransis, dan Laila memeluk bibinya Marie Belona saat bertemu di pusat penyambutan di Montreal, Kanada, 12 Desember 2015. Paul Chiasson/The Canadian Press via AP

Anas Francis, bertemu kembali dengan neneknya Laila Saeed saat berada di pusat penyambutan di Montreal, Quebec, 12 Desember 2015. REUTERS/Christinne Muschi

Anas Francis, pengungsi asal Suriah memeluk sepupunya Laila Beylouneh, yang beru tiba di pusat penyambutan di Montreal, Quebec, Kanada, 12 Desember 2015. REUTERS/Christinne Muschi

Anas Fransis, bertemu dengan cucunya Laila Saeed yang baru tiba di pusat penyambutan di Montreal, Kanada, 12 Desember 2015. Pemerintah Kanada telah menyepakati akan menampung 25.000 pengungsi asal Suriah. Paul Chiasson/The Canadian Press via AP

Laila Beylouneh, pengungsi asal Suriah memeluk pamannya Anas Fransis setelah bertemu kembali di pusat penyambutan di Montreal, Kanada, 12 Desember 2015. Pada gelombang pertama diperkirakan sekitar 10.000 pengungsi asal Suriah tiba di Kanada. Paul Chiasson/The Canadian Press via AP

Samer Beylouneh, pengungsi asal Suriah menghapus air matanya saat bertemu kembali dengan putrinya Laila dan bibinya Marie Belona saat berada di pusat penyambutan di Montreal, Canada, 12 Desember 2015. Keluarga yang berasal dari Aleppo bertemu kembali setelah delapan tahun. Paul Chiasson/The Canadian Press via AP