Polisi dan petugas medis memeriksa jenazah korban tabrakan speedboat, di Puskesmas Rasau Jaya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, 13 Desember 2015. ANTARA/Sheravim

Warga melihat speedboat yang mengalami kecelakaan, di Perairan Olak-Olak Pinang, Dusun Tanjung Antu, Desa Kampung Baru, Kubu Raya, Kalimantan Barat, 13 Desember 2015. Sebuah speedboat bermuatan 53 penumpang dari Kelurahan Padang Tikar menuju Kecamatan Rasau Jaya, menabrak batang kayu besar pada Minggu (13/12) pagi. ANTARA/Sheravim

Seorang warga mencari data nama penumpang kapal Indo Kapuas Ekspress yang hilang, di posko SAR di Pelabuhan Rasau Jaya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, 14 Desember 2015. Hingga kini tim SAR masih mencari sembilan korban hilang dalam peristiwa terbaliknya kapal Indo Kapuas Ekspress yang tengah mengangkut 53 penumpang, 39 diantaranya selamat dan lima tewas di Perairan Olak-Olak Pinang, Kubu Raya pada Minggu (13/12) kemarin. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Dua anggota Basarnas Pontianak mendata laporan warga saat mencari keluarganya yang hilang, di posko SAR di Pelabuhan Rasau Jaya, Kalimantan Barat, 14 Desember 2015. Hingga kini tim SAR masih mencari sembilan korban yang hilang dalam peristiwa terbaliknya kapal Indo Kapuas Ekspress yang tengah mengangkut 53 penumpang, 39 diantaranya selamat dan lima tewas di Perairan Olak-Olak Pinang, Kubu Raya pada Minggu (13/12) kemarin. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Sejumlah kerabat membawa jenazah Sengseng yang berhasil ditemukan tim SAR saat tiba di Pelabuhan Rasau Jaya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, 14 Desember 2015. Sengseng (5) adalah satu dari sepuluh penumpang yang dinyatakan hilang dalam peristiwa kecelakaan kapal Indo Kapuas Ekspress, dan berhasil ditemukan tim SAR gabungan sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian di Perairan Olak-Olak Pinang, Kubu Raya. ANTARA/Jessica Helena Wuysang