Warga memeriksa aneka sayur hidrofonik siap panen di kebun warga Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung, Jawa Barat, 31 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

Warga memanen aneka sayur hidrofonik di kebun warga Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung, Jawa Barat, 31 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

Walikota Ridwan Kamil dan istri memanen aneka sayur hidrofonik di kebun perkotaan bersama warga Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung, Jawa Barat, 31 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

Walikota Ridwan Kamil memimpin panen aneka sayur hidrofonik di kebun perkotaan bersama warga Kelurahan Neglasari, Bandung, Jawa Barat, 31 Desember 2015. Warga diproyeksikan bisa memanen sayur setiap tiga bulan di lahan sayur perkotaan terbaik di wilayah Bandung. TEMPO/Prima Mulia

Walikota Bandung, Ridwan Kamil dan istri berbicara para petani saat memanen aneka sayur hidrofonik di kebun perkotaan bersama warga Kelurahan Neglasari, Bandung, Jawa Barat, 31 Desember 2015. Masyarakat sekitar kini mampu membuat bibit dan mengembangkan pertanian di lahan sempit dengan konsep urban farming. TEMPO/Prima Mulia

Walikota Bandung, Ridwan Kamil dan istri memimpin panen aneka sayur hidrofonik di kebun perkotaan bersama warga Kelurahan Neglasari, Bandung, Jawa Barat, 31 Desember 2015. Warga diproyeksikan bisa memanen sayur setiap tiga bulan di lahan sayur perkotaan terbaik di wilayah Bandung ini. TEMPO/Prima Mulia