Siswa mengikuti pelajaran dengan mengenakan masker saat hari pertama masuk sekolah setelah liburan semester di SDN Ngadisari 1, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, 4 Januari 2016. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Siswa bergotong-royong membersihkan kelas dari abu vulkanik gunung Bromo saat hari pertama masuk sekolah setelah liburan semester di SDN Ngadisari 1, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, 4 Januari 2016. Sekolah di kawasan terdampak abu vulkanik Gunung Bromo mengisi hari pertama masuk sekolah dengan kerja bakti membersihkan kelas dari abu serta pelajaran menulis. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Petani mencoba mengolah lahannya kembali setelah tanamannya rusak akibat terkena abu vulkanik gunung Bromo di desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, 4 Januari 2016. Akibat guyuran abu vulkanik gunung Bromo, lahan pertanian seluas 1.360 hektare rusak dan gagal panen dengan katagori berat hingga ringan terutama di kecamatan Sukapura dan Sumber. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Pengendara motor berhati-hati saat melintas di jalur menuju kaldera Gunung Bromo yang terhalang pohon roboh di Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, 4 Januari 2016. Puluhan pohon pinus di jalur tersebut roboh akibat tidak kuat menahan berat abu vulkanik gunung Bromo yang makin deras mengguyur sejak seminggu terakhir. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Tempat sesaji suku Tengger tertutup material vulkanik gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur, 4 Januari 2015. Pos Pantau Gunung Api Bromo mencatat, material vulkanik yang dikeluarkan gunung Bromo mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir dengan semburan mencapai ketinggian 1.500 meter diiringi gempa vulkanik dangkal dan dalam. ANTARA/Ari Bowo Sucipto