Siswa mengenakan masker saat mengikuti kegiatan belajar di SDN Gubugklakah I, Malang, Jawa Timur, 6 Januari 2016. Dengan naiknya status Bromo menjadi siaga, maka dari 127 gunung api aktif di Indonesia, ada 1 status awas yaitu Sinabung, 4 status siaga (Soputan, Bromo, Karangetang, Lokon), dan 15 status waspada. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Siswa mengenakan masker yang di bagikan oleh petugas Tagana di SDN Gubugklakah I, Malang, Jawa Timur, 6 Januari 2016. Gunung Bromo telah meletus bebeberapa kali, dengan interval waktu yang cukup teratur, yaitu sekitar 30 tahun. Pada tahun 1974, pernah terjadi letusan terbesar di gunung ini. Letusan besar juga terjadi pada tahun 2011. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Ekspresi siswa saat mengikuti sosialisasi kesehatan dan pembagian masker yang dilakukan oleh Petugas Taruna Siaga Bencana di SDN Gubugklakah I, Malang, Jawa Timur, 6 Januari 2016. Kegiatan tersebut sebagai upaya pencegahan dari ancaman infeksi saluran pernapasan yang di akibatkan oleh abu vulkanik gunung Bromo. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Petugas Taruna Siaga Bencana membantu memasang masker pada seorang siswa saat melakukan sosialisasi kesehatan dan pembagian masker di SDN Gubugklakah I, Malang, Jawa Timur, 6 Januari 2016. Dengan naiknya status Bromo menjadi siaga, maka dari 127 gunung api aktif di Indonesia, ada 1 status awas yaitu Sinabung, 4 status siaga (Soputan, Bromo, Karangetang, Lokon), dan 15 status waspada. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Petugas Taruna Siaga Bencana melakukan sosialisasi kesehatan dan pembagian masker di SDN Gubugklakah I, Malang, Jawa Timur, 6 Januari 2016. Gunung Bromo telah meletus bebeberapa kali, dengan interval waktu yang cukup teratur, yaitu sekitar 30 tahun. Pada tahun 1974, pernah terjadi letusan terbesar di gunung ini. Letusan besar juga terjadi pada tahun 2011. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Seorang siswa membantu temanya memasang masker saat sosialisasi kesehatan dan pembagian masker yang dilakukan oleh Petugas Taruna Siaga Bencana Kementrian Sosial di SDN Gubugklakah I, Malang, Jawa Timur, 6 Januari 2016. Kegiatan tersebut sebagai upaya pencegahan dari ancaman infeksi saluran pernapasan yang di akibatkan oleh abu vulkanik gunung Bromo. TEMPO/Aris Novia Hidayat