Polisi menghalau seorang demonstran yang mencoba untuk menginjak bendera Partai Komunis Cina saat aksi protes atas hilangnya penjual buku di Hong Kong, Cina, 10 Januari 2016. Cina memperingatkan jangan ada campur tangan negara lain dalam urusan dalam negerinya. REUTERS/Tyrone Siu

Demonstran membawa bendera era kolonial Inggris saat aksi protes atas hilangnya penjual buku di Hong Kong, Cina, 10 Januari 2016. Pemerintah Cina tidak memberi informasi tentang keberadaan penjual buku yang hilang itu. Ketika ditanya tentang kasus itu, pejabat Cina mengatakan bahwa setiap warga negara yang lahir di Hong Kong keturunan Tionghoa adalah warga negara Cina. REUTERS/Tyrone Siu

Demonstran berunjuk rasa memprotes hilangnya penjual buku di Hong Kong, Cina, 10 Januari 2016. Lee Bo adalah keturunan Tionghoa yang mempunyai paspor Inggris. REUTERS/Tyrone Siu

Demonstran memakai topeng wajah Lee Bo selama aksi protes di Hong Kong, Cina 10 Januari 2016. Lee Bo adalah pemegang saham Causeway Bay Books, penerbit buku yang mengkritik pemimpin China. REUTERS/Tyrone Siu

Demonstran berunjuk rasa memprotes hilangnya penjual buku di Hong Kong, Cina, 10 Januari 2016. Lee Bo hilang di Hong Kong pekan lalu. REUTERS/Tyrone Siu

Seniman lokal mengikat dirinya dengan tali saat aksi protes atas hilangnya penjual buku di Hong Kong, Cina, 10 Januari 2016. Demonstran mendesak pemerintah Cina untuk menanggapi nasib penjual buku Hong Kong Lee Bo (65) yang baru-baru ini menghilang karena menjual buku-buku tentang kehidupan pribadi para pemimpin Cina. REUTERS/Tyrone Siu