Makan Raden Saleh yang dihimpit pemukiman di Kota Bogor, 23 Januari 2016. Raden Saleh adalah pelukis Indonesia beretnis Arab-Jawa yang mempionirkan seni modern Indonesia. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

Suasana Makan Raden Saleh di Kota Bogor, 23 Januari 2016. Raden Saleh begitu terkenal lewat karya-karya lukisannya yang mendunia. Lukisannya merupakan perpaduan Romantisisme yang sedang populer di Eropa saat itu dengan elemen-elemen yang menunjukkan latar belakang Jawa sang pelukis. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

Seorang juru pelihara Isun Sunarya, memperlihatkan lukisan Raden Saleh di Kota Bogor, 23 Januari 2016. Presiden Soekarno sangat memuja karya Raden Saleh karna banyak mencerminkan perjuangan bangsa Indonesia. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

Seorang juru pelihara Isun Sunarya saat menjelaskan sejarah Makan Raden Saleh di Kota Bogor, 23 Januari 2016. Presiden Soekarno meminta seorang Arsitek yang mendesain Masjid Istiqlal, F Silaban untuk mendesain pemugaran makam Raden Saleh yang sudah berusia 63 tahun. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

Bangunan Belanda masih mendominasi makam Raden Saleh di Kota Bogor, 23 Januari 2016. Saat ini, Makam Raden Saleh sangat sepi dan tidak diminati pengunjung karena belum banyak orang yang mengetahui keberadaan makam Raden Saleh. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat