Seorang mantan anggota organisasi kemasyarakatan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) beraktvitas di tempat penampungan Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, 26 Januari 2016. Sekitar 431 orang mantan anggota Gafatar ditampung di Asrama Haji Donohudan. TEMPO/Pius Erlangga

Mantan anggota Gafatar melakukan rekam sidik jari saat pendataan kependudukan di penampungan sementara di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, 25 Januari 2016. Rekam data kependudukan tersebut dilakukan untuk mengetahui data identitas asli mereka. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Mantan anggota Gafatar melakukan rekam sidik jari di penampungan sementara mantan anggota Gafatar di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, 25 Januari 2016. Rekam data ini untuk mempercepat pemulangan ke daerah masing-masing. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Sejumlah mantan anggota Gafatar berkumpul di tempat penampungan sementara di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, 25 Januari 2016. Warga yang ditampung di asrama ini akan menjalani pendataan dan cek kesehatan. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Petugas medis memeriksa kondisi kesehatan warga eks-anggota Gafatar setibanya di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jateng, 25 Januari 2016. Berdasarkan data KRI Teluk Gilimanuk, 300 orang di antaranya berasal dari Yogyakarta dan selanjutnya mereka akan dibawa ke Asrama Haji Donohudan Boyolali. ANTARA/R. Rekotomo

Warga eks-anggota Gafatar turun dari KRI Teluk Gilimanuk saat tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jateng, 25 Januari 2016. Rencananya, warga mantan Gafatar akan berada di asrama haji hingga Kamis mendatang. ANTARA/R. Rekotomo