Warga mengambil rumput di kawasan gunung Bromo, Jawa Timur, 30 Januari 2016. Meskipun Gunung Bromo masih menyemburkan abu vulkanik, warga di kawasan tersebut masih tetap melakukan aktifitas sehari-hari. Larangan turun di lautan pasir bagi wisatawan maupun warga tetap diberlakukan dengan radius aman 2,5 Kilometer dari pusat kawah. ANTARA/Didik Suhartono

Petani menggarap lahan pertanian kentang yang ditumpangsari dengan bawang di Desa Argosari, Senduro, Lumajang, Jawa Timur, 30 Januari 2016. Material vulkanik berupa abu menyebabkan sedikitnya 3.000 hektar (ha) lahan pertanian yang ditanami sayur-mayur rusak di wilayah Kabupaten Probolinggo, Lumajang, dan Malang mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. ANTARA/Seno

Gunung Bromo mengeluarkan material vulkanis berupa abu terlihat dari Puncak Bukit 29, Argosari, Senduro, Lumajang, Jawa Timur, 30 Januari 2016. Lontaran material vulkanis berupa pasir dan kerikil terjadi di kawasan kaldera. Intensitas lontaran material vulkanis cenderung mengalami kenaikan pada radius 2,5 km. ANTARA/Seno

Dua pemuda menyuguhkan Tari Ujung saat gunung Bromo mengeluarkan abu vulkanik di Seruni Point, Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, 30 Januari 2016. Aktivitas vulkanis Gunung Bromo terus meningkat. Selain melontarkan lava pijar, gunung dengan ketinggian 2.329 mdpl tersebut juga memuntahkan material berupa pasir dan kerikil. ANTARA/Didik Suhartono

Gunung Bromo mengeluarkan abu vulkanik yang terlihat dari Dusun Seruni, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, 30 Januari 2016. Gunung Bromo sudah dua bulan berstatus siaga dan beberapa hari terakhir erupsinya disertai dengan lontaran lava pijar dan dentuman keras. ANTARA/Didik Suhartono