Karol dan Aleksandra membeli mobil tua ini sekitar Rp 20 juta dengan kerusakan yang berat. Tapi dengan bantuan teman, mereka dapat memperbaiki mobil tua ini dengan biaya sekitar Rp 342.000 dan dapat mereka gunakan sejauh lebih dari 90 mil. Dalam petualangannya, mereka hampir tidak pernah merasa kesulitan yang berarti, selalu ada bantuan dari para pembaca blog mereka atau orang-orang yang mereka temui di sepanjang perjalanan. busaroundtheworld.com

Tak jarang keduanya mengalami kesulitan dalam perjalanan yang sudah mereka tempuh sejauh 90 ribu mil. Mesin mobil yang rusak, atau bahkan pernah dicoba dicuri di Barcelona, Spanyol dan penahanan sewaktu di Gibraltar, Inggris dapat mereka lalui dengan baik. busaroundtheworld.com

Salah satu alasan keduanya beberapa kali bergabung dengan petualang lain yaitu untuk menghemat biaya perjalanan. Selain itu, mereka dapat memperoleh bantuan makanan atau pengetahuan tentang daerah yang mereka kunjungi. busaroundtheworld.com

Karol dan Aleksandra beberapa kali bergabung dengan para petualang lain untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam menjelajah dunia, salah satunya saat di Gurun Sahara di benua Afrika. Gurun Sahara merupakan salah satu tempat yang sangat berarti bagi keduanya, karena Sahara menjadi saksi bisu pertunangan pasangan ini. busaroundtheworld.com

Pasangan travel blogger asal Polandia ini memulai petualangannya sejak enam tahun lalu. Dalam sehari, mereka hanya mengeluarkan uang sekitar Rp 109.000. Dalam perjalanannya pun keduanya tidak pernah menyewa kamar hotel, mereka terkadang tidur di dalam mobil atau mendirikan tenda. busaroundtheworld.com

Sepasang petualang, Karol Lewandowski dan Aleksandra Slusarczyk mengelilingi lebih 50 negara di lima benua dengan mengendarai sebuah mobil tua berusia lebih dari 20 tahun. busaroundtheworld.com