Esme berdiri di samping sebuah tas ransel yang memuat barang miliknya dan Karen serta Shaun Bayes. Dalam perjalanannya, Karen hanya membawa tas ransel tersebut untuk membawa perlengkapan ketiganya. instagram.com/travelmadmum

Esme dengan kain yang menutupi kepalanya saat berenang di pantai sejernih kristal di Mushroom Bay, Nusa Lembongan, Bali. Selama perjalanan, Esme selalu tampak gembira berada di luar dan menikmati petualangan pertamanya, meski ibunya, Karen harus menyusuinya di tempat yang terkadang tidak nyaman. instagram.com/travelmadmum.

Bermula dari kota asalnya London, Inggris, Karen mengunjungi Irlandia, Australia, Hong Kong, Malaysia, Selandia Baru, Taiwan, Vietnam, termasuk Indonesia. Seperti pada foto yang menunjukkan kebersamaan Karen dan putrinya, Esme saat mengunjungi Ubud, Bali. instagram.com/travelmadmum

Karen Edwards dan pasangannya, Shaun Bayes berminat menjadi backpacker sejak sebelum Karen mengandung Esme. Pada usia Esme menginjak 10 minggu, pasangan tersebut nekat menjual mobil dan menyewakan rumah mereka di London untuk membiayai petualangan mereka. instagram.com/travelmadmum

Karen Edwards bersama putrinya, Esme melihat pemandangan dari atas kereta gantung tercuram di dunia yang berada di pulau Langkawi, Malaysia. Karen mengajak bayinya yang pada saat itu baru berusia 10 minggu mengembara ke sejumlah negara di benua Eropa, Australia, dan Asia. instagram.com/travelmadmum

Karen Edwards, seorang ibu asal London, Inggris berkeliling delapan negara bersama bayinya dan pasangannya, Shaun Bayes secara backpaker. Karen memulai petualangannya pada 2014 saat mengambil cuti bekerja setelah melahirkan. instagram/travelmadmum