Ianka Mikaelle Barbosa (18) menggendong putrinya Sophia (19 hari) di rumah sakit Pedro I di Campina Grande, Brasil, 18 Februari 2016. Anaknya tersebut terlahir dengan kondisi Microcephaly, dimana ukuran kepalanya lebih kecil dari anak biasanya. REUTERS

Ana Angelica Gomes (25) menggending putrinya Ana Havilla ( bulan) dengan kondisi Microcephaly di rumah sakit Pedro I di Campina Grande, Brasil, 18 Februari 2016. Microcephaly adalah kondisi neurologis yang jarang terjadi di mana kepala bayi secara signifikan lebih kecil dari kepala anak-anak lain pada usia dan jenis kelamin yang sama. REUTERS

Dayanne Monique (21) menggendong putrinya Ester Sophia (4 bulan) dengan kondisi Microcephaly di rumah sakit Pedro I di Campina Grande, Brasil, 18 Februari 2016. Microcephaly biasanya adalah hasil dari perkembangan otak tidak normal di dalam rahim atau tidak tumbuh sebagaimana mestinya setelah melahirkan. REUTERS

Rosilda Josefa dos Santos (21) berpose dengan putrinya Emanuelly (3 bulan) yang terlahir dengan kondisi Microcephaly di rumah sakit Pedro I di Campina Grande, Brasil, 18 Februari 2016. Salah satu penyebab Microcephaly yakni terkenanya virus Zika yang sedang mewabah secara luas di daerah Brasil. REUTERS

Francicleide Piano (37) menggendong putranya Bernardo (2 bulan) yang terlahir dengan kondisi microcephaly di rumah sakit Pedro I di Campina Grande, Brasil, 18 Februari 2016. Virus Zika itu sendiri disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. REUTERS

Alessandra de Souza Amorim (34) berpose dengan anak kelimanya, Samuel (2 bulan) yang mengidap microcephaly, di rumah sakit Pedro I di Campina Grande, Brasil, 18 Februari 2016. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai virus Zika di Amerika Latin telah menimbulkan keadaan darurat kesehatan bagi masyarakat. Oleh sebab itu, WHO mengumumkan Status Darurat Kesehatan Internasional. REUTERS