Foto satelit yang dirilis Asian Maritime Transparency Initiative, pada 23 Februari 2016, memperlihatkan Tiongkok kemungkinan sedang membangun instalasi radar di pulau-pulau di kepulauan Spartly di Laut Cina Selatan. Kepulauan Spratly menjadi sengketa antara Tiongkok, Filipina, Taiwan, Vietnam, Malaysia, dan Brunai. REUTERS/CSIS Asia Maritime Transparency Initiative/DigitalGlobe

Tiongkok diduga membangun sistem radar di beberapa pulau-pulau di Laut Cina Selatan yang diklaimnya. Asian Maritime Transparency Initiative, pada 23 Februari 2016, merilis foto-foto satelit yang memperlihatkan pembangunan instalasi radar di kepulauan yang menjadi sengketa. REUTERS/CSIS Asia Maritime Transparency Initiative/DigitalGlobe

Foto satelit pembangunan sistem radar frekwensi tinggi di salah satu pulau di kepulauan Spartly di Laut Cina Selatan. Radar ini akan meningkatkan kemampuan Tiongkok mengawasi permukaan dan udara di kawasan Laut Cina Selatan. REUTERS/CSIS Asia Maritime Transparency Initiative/DigitalGlobe

Lembaga Asian Maritime Transparency Initiative CSIS Washingtons merilis foto pembangunan sistem radar di pulau-pulau di Lauat Cina Selatan yang diklaim Tiongkok, pada 23 Februari 2016. Tiongkok juga telah menempatkan sistem pertahanan udara di kepulauan yang masih menjadi sengketa tersebut. REUTERS/CSIS Asia Maritime Transparency Initiative/DigitalGlobe

Foto satelit pembangunan menara radar di salah satu pulau di Laut Cina Selatan yang dirilis oleh Asian Maritime Transparency Initiative, pada 23 Februari 2016. Tiongkok membangun sistem radar di beberapa pulau yang diklaimnya. REUTERS/CSIS Asia Maritime Transparency Initiative/DigitalGlobe

Pembangunan instalasi radar di salah satu pulau di kepulauan Spartly di Laut Cina Selatan. Asian Maritime Transparency Initiative merilis foto satelit pembangunan radar oleh Tiongkok di kepulauan yang menjadi sengketa beberapa negara. REUTERS/CSIS Asia Maritime Transparency Initiative/DigitalGlobe