Pengunjuk rasa berorasi sambil mengelilingi kawasan perairan dalam aksi unjuk rasa di Tanjung Benoa, Kabupaten Badung, 28 Februari 2016. ANTARA/Wira Suryantala

Pengunjuk rasa berorasi sambil mengelilingi kawasan perairan dalam aksi unjuk rasa di Tanjung Benoa, Kabupaten Badung, 28 Februari 2016. Ratusan pengunjuk rasa turun ke laut dan jalan untuk menolak rencana revitalisasi kawasan perairan itu menyusul adanya wacana proyek tersebut akan berjalan terus. ANTARA/Wira Suryantala

Ratusan masa menaiki perahu dengan membawa spanduk dan poster menolak reklamasi atau revitalisasi Teluk Benoa di Teluk Benoa, Bali, 28 Februari 2016. Sebanyak 18 desa adat Bali dari beberapa lokasi berkumpul di Teluk Benoa dan menutup jalan Tol Bali Mandara menuju Bandara Internasional Ngurah Rai. Johannes P. Christo

Ratusan masa meneriakan yel-yel sambil membawa spanduk dan poster menolak reklamasi atau revitalisasi Teluk Benoa di pintu gerbang Tol Bali Mandara, Bali, 28 Februari 2016. Ribuan masyarakat dari desa adat di Bali mendesak Presiden Joko Widodo mencabut Perpres No.51/2014 yang memuluskan mega proyek tersebut karena diduga dapat merusak lingkungan. Johannes P. Christo

Sebuah pesawat akan mendarat ketika ribuan masa membawa spanduk dan poster berjalan melakukan aksi menolak reklamasi atau revitalisasi Teluk Benoa di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta, Bali, 28 Februari 2016. Sebanyak 18 desa adat Bali dari beberapa lokasi berkumpul di Teluk Benoa dan menutup jalan Tol Bali Mandara menuju Bandara Internasional Ngurah Rai. Johannes P. Christo

Sebuah pesawat akan mendarat ketika ribuan masa membawa spanduk dan poster berjalan melakukan aksi menolak reklamasi atau revitalisasi Teluk Benoa di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta, Bali, 28 Februari 2016. Sebanyak 18 desa adat Bali dari beberapa lokasi berkumpul di Teluk Benoa dan menutup jalan Tol Bali Mandara menuju Bandara Internasional Ngurah Rai. Johannes P. Christo