Suasana kepulauan Mentawai Sumatra Barat saat pemantauan lewat udara di pusat gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai dengan menggunakan pesawat pengintai Boeing 737, Mentawai, Sumatra Barat, 3 Maret 2016. TEMPO/M iqbal Ichsan

Suasana kepulauan Mentawai Sumatra Barat saat pemantauan lewat udara di pusat gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai dengan menggunakan pesawat pengintai Boeing 737, Mentawai, Sumatra Barat, 3 Maret 2016. Operasi ini untuk mengetahui kondisi terkini wilayah terdampak gempa yang terjadi pada Rabu (02/02). TEMPO/M iqbal Ichsan

Seorang anggota TNI-AU melakukan pemantauan di pusat gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai dengan menggunakan pesawat pengintai Boeing 737, Mentawai, Sumatra Barat, 3 Maret 2016. Di lokasi ini telah terjadi gempa dengan kekuatan 7, 8 Sr. pada 2 Maret 2016. TEMPO/M iqbal Ichsan

Suasana kepulauan Mentawai Sumatra Barat saat pemantauan lewat udara di pusat gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai dengan menggunakan pesawat pengintai Boeing 737, Mentawai, Sumatra Barat, 3 Maret 2016. Kini kondisi Mentawai masih aman dan tidak terlihat kerusakan parah. TEMPO/M iqbal Ichsan

Suasana kepulauan Mentawai Sumatra Barat saat pemantauan lewat udara di pusat gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai dengan menggunakan pesawat pengintai Boeing 737, Mentawai, Sumatra Barat, 3 Maret 2016. Gempa berkekuatan 7, 8 Sr tersebut diketahui berpotensi Tsunami. TEMPO/M iqbal Ichsan

Komandan Pangkalan Angakatan Udara padang, Kolonel I Putu Gede S (kanan) berbncang dengan Kapten Penerbangan, Devi Oktaviandra (kedua kanan) saat tiba di bandara Minang Kabau, Sumatra Barat usai pemantauan lewat udara di pusat gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai dengan menggunakan pesawat pengintai Boeing 737, Mentawai, Sumatra Barat, 3 Maret 2016. TEMPO/M iqbal Ichsan