Suasana kamp pengungsian suku Sahrawi di Tindouf, Aljazair, 2 Maret 2016. Sekjen PBB Ban Ki-moon merencanakan akan mengunjungi kamp pengungsian Sahrawi di Tindouf. REUTERS/Zohra Bensemra

Perempuan suku Sahrawi bermain dekat tenda tempat tinggalnya di kamp pengungsian Al Smara, Tindouf, Aljazair, 2 Maret 2016. Sekjen PBB Ban Ki-moon merencanakan akan mengunjungi kamp pengungsian Sahrawi di Tindouf. REUTERS/Zohra Bensemra

Sejumlah anak-anak suku Sahrawi mengikuti pelajaran disekolah di di kamp pengungsian Al Smara, Tindouf, Aljazair, 2 Maret 2016. Sekjen PBB Ban Ki-moon merencanakan akan mengunjungi kamp pengungsian Sahrawi di Tindouf. REUTERS/Zohra Bensemra

Seorang siswa mengisi gelasnya dengan susu disekolah di kamp pengungsian Al Smara, Tindouf, Aljazair, 2 Maret 2016. Sekjen PBB Ban Ki-moon merencanakan akan mengunjungi kamp pengungsian Sahrawi di Tindouf. REUTERS/Zohra Bensemra

Perempuan suku Sahrawi bermain dekat tenda tempat tinggalnya di kamp pengungsian Al Smara, Tindouf, Aljazair, 2 Maret 2016. Sekjen PBB Ban Ki-moon merencanakan akan mengunjungi kamp pengungsian Sahrawi di Tindouf. REUTERS/Zohra Bensemra

Seorang perempuan suku Sahrawi mencuci pakaiannya di kamp pengungsian Al Smara, Tindouf, Aljazair, 2 Maret 2016. Sekjen PBB Ban Ki-moon merencanakan akan mengunjungi kamp pengungsian Sahrawi di Tindouf. REUTERS/Zohra Bensemra