Ekspresi atlet atletik asal Amerika Serikat, Sandi Morris usai berhasil melompati tiang di ketinggian 4.80 meter saat berlaga di perlombaan Lompat Galah dalam ajang IAAF Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Portland, Oregon, 17 Maret 2016. REUTERS

Atletik asal Yunani, Nikoleta Kyriakopoulou bergelayutan pada sebuah tongkat miliknya untuk melewati tiang dalam lomba Lompat Galah di ajang IAAF Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Portland, Oregon, 17 Maret 2016. REUTERS

Atlet asal Selandia Baru, Eliza McCartney berusaha melompati tiang dalam lomba Lompat Galah di ajang IAAF Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Portland, Oregon, 17 Maret 2016. REUTERS

Atlet Yunani, Ekaterini Stefanidi berhasil melompati tiang dalam lomba Lompat Galah di ajang IAAF Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Portland, Oregon, 17 Maret 2016. REUTERS

Atlet asal Swiss, Nicole Buchler berhasil melompati tiang di ketinggian 4.70 meter dalam lomba Lompat Galah di ajang IAAF Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Portland, Oregon, 17 Maret 2016. REUTERS

Ekspresi atlet asal Brasil, Fabiana Murer usai melompati tiang di ketinggian 4.70 meter dalam lomba Lompat Galah di ajang IAAF Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Portland, Oregon, 17 Maret 2016. REUTERS