Barang bukti berupa print out postingan Feri Yanto di akun facebooknya ditunjukkan dalam rilis terkait tertangkapnya provokator dalam aksi rusuh sopir taksi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 23 Maret 2016. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mudjiono (kiri) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal menunjukkan barang bukti berupa print out postingan Feri Yanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 23 Maret 2016. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mudjiono memberikan keterangan pers terkait tertangkapnya provokator aksi rusuh sopir taksi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 23 Maret 2016. Feri Yanto ditangkap di Pool Blue Bird di kawasan Jakarta Selatan. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Feri Yanto (tengah), provokator aksi rusuh sopir taksi dalam rilis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 23 Maret 2016. Feri Yanto melalui akun facebooknya mengajak seluruh rekannya melakukan demo besar-besaran dengan membawa senjata tajam. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mudjiono (kiri) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal menunjukan barang bukti saat rilis terkait tertangkapnya provokator aksi rusuh sopir taksi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 23 Maret 2016. Anggota Subdit Cybercrime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menangkap Feri Yanto, sopir Blue Bird yang menjadi provokator dalam aksi demonstrasi kemarin (22/03). TEMPO/M Iqbal Ichsan

Feri Yanto mengunggah foto senjata tajam dan juga memposting status ajakan pada rekan sesama sopir Blue Bird untuk melakukan demo besar-besaran menolak keberadaan angkutan umum berbasis aplikasi. Postingan Feri Yanto ini menjadi viral di berbagai sosial media. facebook.com