Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dalam sidang saksi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa, M Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 23 Maret 2016. Kesaksian Anas untuk menelusuri sejumlah aset yang dimiliki Nazaruddin yang sebelumnya didakwa menerima sejumlah uang demi meloloskan dua perusahaan untuk menggarap beberapa proyek yang dibiayai APBN pada 2010. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum memberikan kesaksian dalam sidang TPPU dengan terdakwa M Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 23 Maret 2016. Dalam sidang pemeriksaan saksi Nazaruddin kali ini, selain menghadirkan Anas Urbaningrum, juga menghadirkan Neneng Sri Wahyuni yang tak lain merupakan istri terdakwa. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum memberikan kesaksian dalam sidang TPPU dengan terdakwa M Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 23 Maret 2016. Dalam sidang ini jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan 12 saksi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dalam sidang saksi TPPU dengan terdakwa M Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 23 Maret 2016. Sebelumnya, Nazaruddin didakwa menerima sejumlah uang dari PT Duta Graha Indah dan PT Nindya Karya demi meloloskan perusahaan tersebut untuk menggarap beberapa proyek yang dibiayai APBN pada 2010. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum menghadiri sidang saksi TPPU dengan terdakwa M Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 23 Maret 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum menghadiri sidang saksi TPPU dengan terdakwa M Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 23 Maret 2016. Anas saat ini masih mendekam di Lapas sebagai terpidana kasus korupsi tindak pidana pencucian uang proyek P3SON Hambalang. TEMPO/Eko Siswono Toyudho