Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra membaca Surat Tanah milik warga saat menyambangi Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, 6 April 2016. Seluruh warga menolak rencana relokasi karena merasa punya hak atas tanah tempat tinggal mereka dan mereka kompensasi yang diberikan pemerintah yakni rumah susun (rusun) yang dianggap tidak layak. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra bersalaman dengan warga Luar Batang yang menyerahkan Surat Tanah dan Surat Kuasa di Penjaringan, Jakarta Utara, 6 April 2016. Warga Luar Batang telah menerima surat peringatan (SP) I dan II dari petugas Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara terkait rencana relokasi. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra menerima satu bundel Surat Tanah dan Surat Kuasa dari warga saat menyambangi Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, 6 April 2016. Yusril mengatakan bahwa sebagian warga di kawasan Luar Batang memiliki bukti yang menunjukkan hak mereka atas lahan di kawasan tersebut. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra disambut warga Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, 6 April 2016. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra menyambangi Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, 6 April 2016. Yusril ditunjuk sebagai kuasa hukum warga Luar Batang terkait rencana Pemprov DKI Jakarta menertibkan kawasan tersebut. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra menunjukkan satu bundel Surat Tanah milik warga saat menyambangi Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, 6 April 2016. Kedatangannya hendak mendampingi warga kampung Luar Batang untuk menolak rencana Pemprov DKI Jakarta yang ingin menata perkampungan Luar Batang. TEMPO/M Iqbal Ichsan