Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menghadiri groundbreaking (pelatakan batu pertama-red) proyek Pengembangan Simpang Susun Semanggi di sisi timur-utara Jembatan Semanggi, Jakarta, 8 April 2016. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menghadiri groundbreaking (pelatakan batu pertama-red) proyek Pengembangan Simpang Susun Semanggi di sisi timur-utara Jembatan Semanggi, Jakarta, 8 April 2016. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya pembangunan proyek Pengembangan Simpang Susun Semanggi di sisi timur-utara Jembatan Semanggi, Jakarta, 8 April 2016. Rencananya pekerjaan proyek ini akan berlangsung selama 540 hari kalender yang terdiri dari 60 hari perencanaan dan 480 hari waktu pelaksanaan. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menghadiri groundbreaking (pelatakan batu pertama) proyek Pengembangan Simpang Susun Semanggi di sisi timur-utara Jembatan Semanggi, Jakarta, 8 April 2016. Proyek yang diharapkan dapat mengurai kemacetan ini diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp360 miliar. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyampaikan pidato dalam acara groundbreaking (pelatakan batu pertama) proyek Pengembangan Simpang Susun Semanggi di sisi timur-utara Jembatan Semanggi, Jakarta, 8 April 2016. Diharapkan proyek mampu mengurangi kemacetan hingga 30% di kawasan tersebut. TEMPO/M Iqbal Ichsan

Maket Pengembangan Simpang Susun Semanggi di sisi timur-utara Jembatan Semanggi, Jakarta yang diharapkan mampu mengurai kemacetan hingga 30% di kawasan tersebut. TEMPO/Destriana