Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga (PKTN) Kemendag, Syahrul Mamma, menunjukkan korek api gas berbahaya di Ruko Taman Palem, Jakarta, 14 April 2016. Sebanyak 983.000 buah korek api gas berbahaya disita petugas dari sebuah gudang. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga (PKTN) Kemendag, Syahrul Mamma, menyegel lokasi penyimpanan korek api gas berbahaya di Ruko Taman Palem, Jakarta, 14 April 2016. Korek api gas ini dianggap berbahaya karena mudah meledak. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Petugas dari Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga serta kepolisian menunjukkan korek api gas berbahaya di Ruko Taman Palem, Jakarta, 14 April 2016. Korek api ini tidak memiliki Standar Nasional Indonesia. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Petugas dari Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga serta kepolisian menyegel kardus berisi korek api gas berbahaya di Ruko Taman Palem, Jakarta, 14 April 2016. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Petugas dari Kementerian Perdagangan serta kepolisian bersiap menyegel lokasi penyimpanan korek api gas berbahaya di Ruko Taman Palem, Jakarta, 14 April 2016. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

Petugas dari Kementerian Perdagangan serta kepolisian menyegel pintu lokasi penyimpanan korek api gas berbahaya di Ruko Taman Palem, Jakarta, 14 April 2016. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat