Kenichi Ito, pelari tercepat dengan "empat kaki" bersiap-siap sebelum melakukan lari 100 meter dengan kaki dan tangannya untuk mencetak rekor dunia Guinness, di Tokyo (15/11). Ito (30 tahun) melatih kemampuan berlari ala Monyet Patas Afrika (dengan kedua kaki dan tangannya) tersebut sejak ia masih berusia 9 tahun. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Kenichi Ito, si pelari tercepat dengan "empat kaki" berlari di lintasan sepanjang 100 meter untuk mencetak rekor dunia Guinnes untuk kategori berlari dengan empat kaki di Tokyo (15/11). REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Gerakan tubuh Kenichi Ito si pelari dengan "empat kaki" ketika berlari di lintasan sepanjang 100 meter untuk mencetak rekor dunia Guinnes untuk kategori berlari dengan empat kaki di Tokyo (15/11). REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Kenichi Ito, melintasi garis finish di lintasan 100 meter, ketika ia berusaha mencetak rekor dunia Guinnes, berlari dengan "empat kaki" di Tokyo (15/11). REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Kenichi Ito tampak gembira setelah usahanya mencetak rekor dunia lari tercepat dengan empat kaki berhasil ia torehkan, setelah berlari dalam lintasan sepanjang 100 meter dalam waktu 17,74 detik. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Kenichi Ito memamerkan piagam rekor dunia Guinness yang berhasil ia raih usai mencetak rekor lari tercepat dengan "empat kaki" di Tokyo (15/11). REUTERS/Kim Kyung-Hoon