Sejumlah relawan memungut sampah saat berlangsung Jambore Sapu Gunung di kawasan danau Ranu Pani, Lumajang, Jawa Timur, 30 April 2016. Hasil survei menunjukkan terdapat 430 ton sampah dihasilkan oleh 150.688 pendaki setiap tahunnya. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Relawan memungut sampah dalam kegiatan Jambore Sapu Gunung di kawasan danau Ranu Pani, Lumajang, 30 April 2016. Data tersebut didapat dari survei yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Relawan membawa sampah yang dikumpulkan dalam Jambore Sapu Gunung di kawasan danau Ranu Pani, Lumajang, 30 April 2016. Sebanyak 53 persen dari sampah yang tertinggal terdiri dari sampah plastik. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Tuti Indrawati (kiri) memberikan kantong plastik ke pendaki saat Jambore Sapu Gunung di Desa Ranupani, Lumajang, 30 April 2016. Tuti Indrawati menghimbau kepada para pendaki untuk mengedepankan paradigma zero waste. ANTARA/Seno

Dua tokoh masyarakat suku tengger membacakan doa saat Jambore Sapu Gunung di Desa Ranupani, Senduro, Lumajang, 30 April 2016. Pembacaan doa tersebut agar sejumlah pendaki yang akan naik ke Gunung Semeru selamat. ANTARA/Seno

Sejumlah burung jalak kebo sebelum dilepasliarkan dalam Jambore Sapu Gunung di Desa Ranupani, Lumajang, 30 April 2016. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melepas 50 ekor burung jalak kebo, trocokan dan cucak ijo yang merupakan burung endemik TNBTS. ANTARA/Seno