Ekspresi fisioterapis saat melakukan sesi evaluasi pada bayi Jaqueline di rumah sakit Casa da Esperanca, Santos, Brasil April 20, 2016. REUTERS/Nacho Doce

Laura menjalani sebuah tes di Universitas Sao Paulo, Brasil 20 April 2016. Laura lahir dengan microcephaly sementara saudara kembarnya Lucas tidak menderita dari kondisi tersebut. REUTERS / Nacho Doce

Laura, balita lima bulan diukur kelapanya oleh psioterapi saat berada di rumah sakit Casa de Esperanca, Santos, Brasil 20 April 2016. Laura lahir dengan microcephaly sementara saudara kembarnya Lucas tidak menderita dari kondisi tersebut. REUTERS/Nacho Doce

Seorang psioterpis memberikan terapi pada Laura, yang mederita microchepaly di rumah sakit Casa de Esperanca, Santos, Brasil 20 April 2016. Jaqueline berharap dokteryang salah ketika USG rutin menunjukkan bahwa salah satu kembar yang belum lahir akan lahir dengan kondisi tersebut, ditandai dengan ukuran kepala terhambat dan masalah perkembangan. REUTERS/Nacho Doce

Laura dan Lucas berbaring di tempat tidur saat dipakaikan popok oleh ibunya Jaqueline di Santos, Brasil 20 April 2016. Jaqueline Jessica Silva de Oliveira, melahirkan anak kembar dan satu menderita microcephaly. REUTERS/Nacho Doce

Jaqueline menggendong bayinya Laura dan Lucas di rumahnya di Santos, Brasil, 20 April 2016. Misteri yang dihadapi dokter Brasil dengan kasus melahirkan anak kembar dengan hanya satu penderitaan dari microcephaly. REUTERS/Nacho Doce