Para peneliti melepaskan ribuan nyamuk jantan di sebuah kebun di Pulau Shazai, Guangzhou, Cina, 28 Juli 2016. Pengembangbiakan nyamuk jantan ini guna menekan nyamuk penyebab virus zika untuk berkembang biak. REUTERS

Seorang peneliti melakukan proses pemisahan jenis kelamin nyamuk di "pabrik nyamuk" di Pulau Shazai, Guangzhou, Cina, 28 Juli 2016. Pulau Shazai memiliki sebuah pabrik pengembang biak nyamuk jantan yang didirikan oleh Universitas Sun Yat-Sen bekerjasama dengan Universitas Michigan. REUTERS

Ribuan larva nyamuk di "pabrik nyamuk" di Pulau Shazai, Guangzhou, Cina, 28 Juli 2016. Pabrik yang berada di atas lahan seluas 3.500 meter persegi ini mampu menghasilkan 20 juta ekor nyamuk jantan setiap minggu yang akan dilepaskan untuk membuahi nyamuk betina liar. REUTERS

Ribuan larva nyamuk di "pabrik nyamuk" di Pulau Shazai, Guangzhou, Cina, 28 Juli 2016. Nyamuk jantan yang dikembangbiakkan di pabrik ini sudah direkayasa dengan bakteri jenis Wolbachia sehingga membuat telur nyamuk jadi tidak subur atau bahkan gagal berkembang biak. REUTERS

Beberapa sampel nyamuk yang akan diteliti di "pabrik nyamuk" di Pulau Shazai, Guangzhou, Cina, 28 Juli 2016. Dengan merekayasa nyamuk jantan dengan bakteri jenis Wolbachia, diharapkan mampu untuk mencegah penyebaran virus Zika dan demam berdarah yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. REUTERS

Ratusan botol bekas menumpuk di salah satu area "pabrik nyamuk" di Pulau Shazai, Guangzhou, Cina, 28 Juli 2016. Sampah botol sengaja dikumpulkan sebagai tempat tinggal nyamuk. REUTERS