Sejumlah penari mengelilingi peti Jenazah Almarhum Nene Nober sambil melakukan traian Mabadong pada Prosesi Mapalao di Lembang Labo, Toraja Utara, 26 Agutus 2016. TEMPO/Iqbal Lubis

Dua ekor kerbau disiapkan untuk Jenzah Nene Nober pada Prosesi Ma'palao di Lembang Labo, Toraja Utara, 26 Agutus 2016. Sebelum melakukan Prosesi Ma'palao pihak keluarga duka menyembeli 2 ekor kerbau yang dianggap sebagai pengantar Roh Jenazah. TEMPO/Iqbal Lubis

Sejumlah perempuan yang merupkan keluarga duka Jenazah Nene Nober membentangkan kain merah pada Prosesi Ma'palao di Lembang Labo, Toraja Utara, 26 Agutus 2016. Kain merah yang dipegang perempuan dari pihak keluarga duka menyimbolkan jalanan jenazah menuju Puya atau surga dikehidupan selanjutnya. TEMPO/Iqbal Lubis

Sjeumlah laki-laki mengangkat peti Jenazah Nene Nober keatas Lakkian pada Prosesi Ma'palao di Lembang Labo, Toraja Utara, 26 Agutus 2016. Setelah prosesi mapalao pihak keluarga menerima tamu selama 3 hari dan rangkaian Upacra Rambu Solo ini berlangsung kurang lebih 7 hari. TEMPO/Iqbal Lubis

Jenazah Nene Nober di arak keliling kampung menuju keatas Lakkian pada Prosesi Ma'palao di Lembang Labo, Toraja Utara, 26 Agutus 2016. Prosesi Ma'Palao merupakan bagian dari prosesi upacara Rambu Solo yakni upacara adat kematian masyarakat Toraja. Ma'Palao adalah proses perarakan jasad dari area Rumah Tongkonan ke tempat sementara atau lakkian. TEMPO/Iqbal Lubis