Seorang wanita berpenampilan unik saat hadir dalam Festival Musik Afropunk di Brooklyn, New York, AS, 27 Agustus 2016. Dalam gelaran festival tahunan ini pengunjung yang mayoritas orang kulit hitam berlomba-lomba menampilkan dandanan yang unik. REUTERS/Eduardo Munoz

Dua orang pengunjung mengenakan aksesoris unik saat hadir dalam Festival Musik Afropunk di Brooklyn, New York, AS, 27 Agustus 2016. Festival Musik Afropunk rutin digelar setiap tahun sejak 2015. REUTERS/Eduardo Munoz

Seorang pengunjung mengenakan aksesoris unik yang menutupi wajahnya saat hadir dalam Festival Musik Afropunk di Brooklyn, New York, AS, 27 Agustus 2016. Festival ini awalnya bertujuan memberikan kesempatan bagi orang kulit hitam untuk membangun komunitas di antara didominasi subkultur punk putih. REUTERS/Eduardo Munoz

Seorang pria mengenakan aksesoris mahkota bunga saat hadir dalam Festival Musik Afropunk di Brooklyn, New York, AS, 27 Agustus 2016. Festival ini terinspirasi dari film dokumenter garapan James Spooner pada 2003 yang juga berjudul Afropunk. REUTERS/Eduardo Munoz

Dua orang pengunjung mengenakan busana unik saat hadir dalam Festival Musik Afropunk di Brooklyn, New York, AS, 27 Agustus 2016. Festival musik akan menampilkan pertunjukan musik dari musisi Ice Cube, band Trash Talk dan sejumlah musisi dengan aliran musik alternatif, blues, R & B, hip-hop, elektronik, serta rock. REUTERS/Eduardo Munoz

Dua orang pengunjung mengenakan busana unik saat hadir dalam Festival Musik Afropunk di Brooklyn, New York, AS, 27 Agustus 2016. REUTERS/Eduardo Munoz