Selasa, 17 September 2019

Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Ary Suta usai menjalani pemeriksaan di gedung Resmob, Polda Metro Jaya, Jakarta, 7 September 2016. Pemeriksaan terkait dugaan kepemilikan senjata api yang menyeret mantan Ketua Umum PARFI, Gatot Brajamusti. TEMPO/Subekti

Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Ary Suta berusaha menghindari awak media usai menjalani pemeriksaan di gedung Resmob, Polda Metro Jaya, Jakarta, 7 September 2016. Menurut keterangan man Ketua Umum PARFI Gatot Brajamusti, Ary Suta memberikan senjata api yang ditemukan di kediaman Gatot. TEMPO/Subekti

Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Ary Suta berusaha menghindari awak media usai menjalani pemeriksaan di gedung Resmob, Polda Metro Jaya, Jakarta, 7 September 2016. Gatot Brajamusti mengaku mendapatkan senjata api jenis Walther kaliber 22 dan Glove 26 serta amunisi dari Ary Suta. TEMPO/Subekti

Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Ary Suta masuk ke mobilnya dan berusaha menghindari awak media usai menjalani pemeriksaan di gedung Resmob, Polda Metro Jaya, Jakarta, 7 September 2016. TEMPO/Subekti

Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Ary Suta usai menjalani pemeriksaan di gedung Resmob, Polda Metro Jaya, Jakarta, 7 September 2016. TEMPO/Subekti