Petugas membawa pengunjuk rasa yang bertelanjang dada keluar lokasi kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump dijadwalkan untuk memberikan suara dalam pemilihan presiden AS, di Manhattan, New York, 8 November 2016. REUTERS/Darren Ornitz

Petugas membawa pengunjuk rasa yang bertelanjang dada sambil meneriakkan slogan-slogan saat berada di ruang bawah tanah P.S.59, lokasi kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump dijadwalkan untuk memberikan suara dalam pemilihan presiden AS, di Manhattan, New York, 8 November 2016. REUTERS/Darren Ornitz

Petugas membawa pengunjuk rasa yang bertelanjang dada sambil meneriakkan slogan-slogan saat berada di ruang bawah tanah P.S.59, lokasi kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump dijadwalkan untuk memberikan suara dalam pemilihan presiden AS, di Manhattan, New York, 8 November 2016. REUTERS/Darren Ornitz

Petugas berusaha membawa seorang pengunjuk rasa yang bertelanjang dada saat melakukan protes di ruang bawah tanah P.S.59, lokasi kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump dijadwalkan untuk memberikan suara dalam pemilihan presiden AS, di Manhattan, New York, 8 November 2016. REUTERS/Darren Ornitz

Seorang pengunjuk rasa bertelanjang dada sambil meneriakkan slogan-slogan saat berada di ruang bawah tanah P.S.59, lokasi kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump dijadwalkan untuk memberikan suara dalam pemilihan presiden AS, di Manhattan, New York, 8 November 2016. REUTERS/Darren Ornitz

Seorang pengunjuk rasa bertelanjang dada sambil meneriakkan slogan-slogan saat berada di ruang bawah tanah P.S.59, lokasi kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump dijadwalkan untuk memberikan suara dalam pemilihan presiden AS, di Manhattan, New York, 8 November 2016. REUTERS/Darren Ornitz