Ekspresi sejumlah aktivis lingkungan setelah finish usai berenang dari Yordania ke pantai Israel saat mengikuti "The Dead Sea Swim Challenge", di Kibbutz Ein Gedi, Israel, 15 November 2016. REUTERS/Nir Elias

Sejumlah aktivis lingkungan berpelukan usai berenang dari Yordania ke pantai Israel saat mengikuti "The Dead Sea Swim Challenge" \di Kibbutz Ein Gedi, Israel, 15 November 2016. REUTERS/Nir Elias

Seorang aktivis lingkungan membersihkan wajahnya usai berenang dari Yordania ke pantai Israel saat mengikuti "The Dead Sea Swim Challenge", untuk menarik perhatian terhadap ancaman ekologi Laut Mati, di Kibbutz Ein Gedi, Israel, 15 November 2016. REUTERS/Nir Elias

Sejumlah aktivis lingkungan berenang dari Yordania ke pantai Israel saat mengikuti "The Dead Sea Swim Challenge", untuk menarik perhatian terhadap ancaman ekologi Laut Mati, di Kibbutz Ein Gedi, Israel, 15 November 2016. REUTERS/Nir Elias

Sejumlah aktivis lingkungan berenang dari Yordania ke pantai Israel saat mengikuti "The Dead Sea Swim Challenge", untuk menarik perhatian terhadap ancaman ekologi Laut Mati, di Kibbutz Ein Gedi, Israel, 15 November 2016. REUTERS/Nir Elias

Seorang aktivis lingkungan menyesuaikan alat snorklingnya saat mengambil bagian dalam "The Dead Sea Swim Challenge", berenang dari Yordania ke pantai Israel, untuk menarik perhatian terhadap ancaman ekologi Laut Mati, di Kibbutz Ein Gedi, Israel, 15 November 2016. REUTERS/Nir Elias