Agus Purwati (tengah) Istri almarhum Peltu Suyata, korban pesawat Hercules C- 130HS dengan nomer registrasi A1334 yang jatuh di Wamena Papua menangis histeris saat prosesi pemakaman di TMP Suropati 19 Desember 2016. Peltu Suyata adalah satu dari 13 awak pesawat Hercules C- 130 yang jatuh di Papua, meninggalkan 1 orang istri dan 4 orang anak. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Personil TNI AU melakukan prosesi pemakaman jenazah Peltu Suyata korban pesawat Hercules C- 130HS dengan nomer registrasi A1334 yang jatuh di Wamena Papua di TMP Suropati 19 Desember 2016. Pesawat Hercules C- 130HS dengan nomer registrasi A1334 milik TNI AU tersebut mengalami kecelakaan dan di duga menabrak Gunung Lisua, Papua. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Personil TNI AU mengusung peti jenazah Peltu Suyata korban pesawat Hercules C- 130HS yang jatuh di Wamena Papua saat prosesi pemakaman di TMP Suropati 19 Desember 2016. Kecelakaan pesawat tersebut menewaskan 13 awak pesawat. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Suasana pemakaman jenazah Peltu Suyata korban pesawat Hercules C- 130HS dengan nomer registrasi A1334 yang jatuh di Wamena Papua saat prosesi pemakaman di TMP Suropati 19 Desember 2016. Peltu Suyata meninggalkan 1 orang istri dan 4 orang anak. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Personil Paskhas TNI AU mengusung peti jenazah Peltu Suyata korban pesawat Hercules C- 130HS dengan nomer registrasi A1334 yang jatuh di Wamena Papua saat prosesi pemakaman di TMP Suropati 19 Desember 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat