Sejumlah warga berebut air bekas pencucian benda pusaka peninggalan Prabu Sanghyang Borosngora dari Kerajaan Panjalu seusai upacara Adat Nyangku di Alun-alun Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, 26 Desember 2016. Air ini diambil dari 20 mata air yang ada di Panjalu. ANTARA/Adeng Bustomi

Seorang pria membagi-bagikan air bekas pencucian benda pusaka peninggalan Prabu Sanghyang Borosngora seusai upacara Adat Nyangku di Alun-alun Panjalu, Kabupaten Ciamis, 26 Desember 2016. Warga percaya air tersebut dapat mendatangkan berkah. ANTARA/Adeng Bustomi

Salah seorang kesepuhan membawa benda pusaka usai dibersihkan pada upacara Adat Nyangku di Alun-alun Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, 26 Desember 2016. Tradisi nyangku atau pencucian benda pusaka peninggalan Kerajaan Panjalu Prabu Sanghyang Borosngora merupakan warisan budaya. ANTARA/Adeng Bustomi

Salah seorang kesepuhan membersihkan benda pusaka menggunakan asap kemenyan pada upacara Adat Nyangku di Alun-alun Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, 26 Desember 2016. Tradisi ini dulunya dipakai sebagai penyebaran agama Islam di Tatar Galuh. ANTARA/Adeng Bustomi