Gembong narkoba paling dicari di dunia, Joaquin "El Chapo" Guzman dikawal ketat oleh petugas keamanan Drug Enforcement Administration (DEA) setibanya di bandara Long Island MacArthur di New York, AS, 19 Januari 2017. Guzman tiba di New York usai diekstradisi dari Meksiko. REUTERS

Sejumlah petugas DEA, berjaga saat akan berlangsungnya ekstradisi gembong narkoba paling dicari dunia, Joaquin "El Chapo" Guzman dari Meksiko ke New York, di Manhattan borough of New York, AS, 19 Januari 2017. REUTERS

Sejumlah petugas DEA dengan dibantu petugas kepolisian setempat berjaga saat akan berlangsungnya ekstradisi gembong narkoba paling dicari dunia, Joaquin "El Chapo" Guzman dari Meksiko ke New York, di Manhattan borough of New York, AS, 19 Januari 2017. REUTERS

Petugas United States Marshals Service berjaga dengan persenjataan lengkap saat akan berlangsungnya ekstradisi gembong narkoba paling dicari dunia, Joaquin "El Chapo" Guzman dari Meksiko ke New York, di Manhattan borough of New York, AS, 19 Januari 2017. REUTERS

Petugas United States Marshals Service berjaga dengan persenjataan lengkap saat akan berlangsungnya ekstradisi gembong narkoba paling dicari dunia, Joaquin "El Chapo" Guzman dari Meksiko ke New York, di Manhattan borough of New York, AS, 19 Januari 2017. AP Photo

Sejumlah petugas keamanan Amerika Serikat, berjaga saat akan berlangsungnya ekstradisi gembong narkoba paling dicari dunia, Joaquin "El Chapo" Guzman dari Meksiko ke New York, di Manhattan borough of New York, AS, 19 Januari 2017. REUTERS