Penari menunggu giliran mereka tampil dalam perayaan Virgin of Candelaria di Puno, Peru, 29 Januari 2017. Pesta ini merupakan bentuk rasa syukur dari warga sekaligus meminta perlindungan. AP/Rodrigo Abd

Para musikus tampil di tepi Danau Titicaca, sebagai latihan sebelum perayaan Virgin of Candelaria di Puno, Peru, 29 Januari 2017. Penari topeng berwarna-warni dan kostum rumit meramaikan perayaan ini. AP/Rodrigo Abd

Sejumlah penari tampil dalam perayaan Virgin of Candelaria di pusat kota Puno, Peru, 29 Januari 2017. Perayaan tahunan ini dianggap sebagai festival Katolik terbesar di Pegunungan Andes. AP/Rodrigo Abd

Penari mengenakan kostum mereka di tepi Danau Titicaca sebelum tampil dalam perayaan Virgin of Candelaria di Puno, Peru, 29 Januari 2017. Mereka mengenakan sepatu dari kulit alpaka, kerah tergantung dengan telinga jagung dan topi dihiasi dengan koin-koin kuno atau bulu berwarna cerah burung Amazon. AP/Rodrigo Abd

Penari bersiap dengan kostum mereka sebelum perayaan Virgin of Candelaria di Puno, Peru, 29 Januari 2017. Virgin of Candelaria merupakan santo pelindung masyarakat. AP/Rodrigo Abd

Penari berfoto selfie setelah tampil dalam perayaan Virgin of Candelaria perayaan di Puno, Peru, 29 Januari 2017. UNESCO menyatakan festival ini sebagai landmark budaya pada 2015. AP/Rodrigo Abd