Pengrajin batik api Lugiantoro sedang menyelesaikan proses membatik dengan media api di rumahnya Dusun Kweni, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, 27 Februari 2017. Lugiantoro menceritakan bahan-bahan batik api berupa tepung terigu, formalin dan air, yang cetakkan pada pola motif batik diatas kain dengan rapi. TEMPO/Pius Erlangga

Proses membatik dengan media api dilakukan oleh pengrajin batik Lugiantoro dirumahnya Dusun Kweni, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, 27 Februari 2017. Membuat pola-pola batik dengan api di atas kain katun menghabiskan waktu hingga satu bulan. TEMPO/Pius Erlangga

Pengrajin batik api Lugiantoro sedang menyelesaikan proses membatik dengan media api di rumahnya Dusun Kweni, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, 27 Februari 2017. Lembaran kain yang sudah dibatik dengan api ini ia jual seharga Rp. 1.000.000,-. TEMPO/Pius Erlangga

Pengrajin batik api Lugiantoro sedang menyelesaikan proses membatik dengan api di rumahnya Dusun Kweni, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, 27 Februari 2017. Batik api yang dituangkan pada kaos dijual seharga Rp. 200.000,- sedangkan pada kemeja seharga Rp. 400.000,-. TEMPO/Pius Erlangga