Seorang anak pengungsi asal Afganistan, belajar bermain olahraga curling dalam acara "Together Project" di Royal Canadian Curling Club di Toronto, 15 Maret 2017. REUTERS/Mark Blinch

Seorang anak pengungsi belajar bermain olahraga curling dalam acara "Together Project" di Royal Canadian Curling Club di Toronto, 15 Maret 2017. (Frank Gunn/The Canadian Press via AP)

Pengungsi Yazidi asal Kurdistan, tertawa saat terjatuh ketika belajar bermain olahraga curling dalam acara "Together Project" di Royal Canadian Curling Club di Toronto, 15 Maret 2017. REUTERS/Mark Blinch

Seorang anak pengungsi Yazidi asal Kurdistan, tertawa saat belajar bermain olahraga curling dalam acara "Together Project" di Royal Canadian Curling Club di Toronto, 15 Maret 2017. (Frank Gunn/The Canadian Press via AP)

Arun Daniel, pengungsi asal Sri Lanka terjatuh saat belajar bermain olahraga curling dalam acara "Together Project" di Royal Canadian Curling Club di Toronto, 15 Maret 2017. (Frank Gunn/The Canadian Press via AP)

Seorang anak pengungsi Yazidi asal Kurdistan, tertawa saat belajar bermain olahraga curling dalam acara "Together Project" di Royal Canadian Curling Club di Toronto, 15 Maret 2017. REUTERS/Mark Blinch