Sebuah belati berwarna emas pemberian hadiah dari Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ditunjukkan di Gedung KPK, Jakarta, 16 Maret 2017. KPK menerima pelaporan gratifikasi dari sejumlah pejabat Negara saat lawatan Raja Arab Saudi ke Indonesia. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Petugas KPK menghadirkan sejumlah pemberian Raja Salman saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, 16 Maret 2017. KPK menerima pelaporan dari kapolri, menteri, dan gubernur yang menerima hadiah pemberian dari Raja Salman saat ke Indonesia. ANTARA/Reno Esnir

Satu set barang mewah pemberian dari Raja Salman diperlihatkan saat menggelar konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, 16 Maret 2017. Pemberian ini terdiri dari 1 buah jam tangan Rolex Sky Dweller, 1 buah jam meja Rolex Desk Clock 8235, sepasang manset emas merek Chopard, sebuah ballpoint emas merek Chopard dan sebuah tasbih. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Petugas KPK menghadirkan sebilah pedang emas berwarna keemasan pemberian Raja Salman dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, 16 Maret 2017. Terdapat dua bilah pedang yang dilaporkan ke KPK. ANTARA/Reno Esnir

Juru bicara KPK Febri Diansyah (kanan) bersama Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono memberi keterangan pers di gedung KPK, Jakarta, 16 Maret 2017. Terlihat kotak aksesoris yang terdiri dari : jam tangan Mouawad Grande Ellipse, cincin emas 18 K bertahtakan berlian, sepasang manset bertahtakan berlian, sebuah ballpoint merek Mouawad dan sebuah tasbih berwarna hitam. ANTARA/Reno Esnir

Sebilah pedang emas dihadirkan saat rilis barang pemberian dari Salman di Gedung KPK, Jakarta, 16 Maret 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho