Jangkrik saat berada di tempat peternakan kawasan Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (19/2). Selain suaranya yang merdu jangrik juga dicari untuk pakan burung dan umpan memancing. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Wardi (61) peternak jangkrik menunjukan hasil ternaknya dengan jenis jangkrik adu atau jangkrik Genggong, Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (19/2). Di daerah Jawa Barat jangkrik menjadi bagian budaya masyarakat, dikemas menjadi sebuah permainan bernama ngadu jangkrik. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Jangkrik di tempat peternakan kawasan Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (19/2). Selain suaranya yang merdu jangrik juga dicari untuk pakan burung dan umpan memancing. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Wardi (61) peternak jangkrik menunjukan hasil ternaknya saat panen di kawasan Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (19/2). Saat panen Wardi mengaku mengembangbiakan 30ribu jangkrik perkotak dan mampu menghasilkan omset puluhan juta rupiah untuk penjualan sekali panen. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Wardi (61) peternak jangkrik menunjukan hasil ternaknya saat panen di kawasan Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (19/2). Saat panen Wardi mengaku mengembangbiakan 30ribu jangkrik perkotak dan mampu menghasilkan omset puluhan juta rupiah untuk penjualan sekali panen. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Wardi (61) peternak jangkrik menunjukan hasil ternaknya di kawasan Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (19/2). Selain suaranya yang merdu jangrik juga dicari untuk pakan burung dan umpan memancing. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat