Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menunjukkan stiker ganjil genap berhologram di Jakarta, Rabu (6/3). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mulai menerapkan sistem pembatasan kendaraan ganjil genap pada April atau Mei 2013. TEMPO/Tony Hartawan

Stiker ganjil genap berhologram di Jakarta, Rabu (6/3). Biaya pengadaan stiker ganjil genap tersebut mencapai Rp 12 miliar. TEMPO/Tony Hartawan

Stiker pembatasan kendaraan untuk pelat nomor ganjil (warna hijau, bawah) dan untuk pelat nomor genap (warna merah, atas) yang dikeluarkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan tanda hologram di Jakarta, Rabu (6/3). Nantinya stiker ini harus terpasang pada setiap mobil milik warga Ibu Kota. TEMPO/Tony Hartawan

Menurut Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), sistem ganjil genap ini akan diberlakukan mulai pukul 06.00 hingga pukul 20.00 WIB setiap harinya. TEMPO/Tony Hartawan

Sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan plat nomor ganjil genap ini merupakan upaya mengatasi kemacetan yang semakin parah di DKI Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan