Tak Hanya Panglima Gatot, 6 Perwira Ini Juga Ditolak Masuk ke AS

Editor

Mantan Panglima Kostrad, Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto terakhir ke Amerika Serikat pada 1998 atau 1999. Ia tercatat mengajukan visa ke negeri itu pada Maret 2014. Saat itu, Sata itu Prabowo akan menghadiri wisuda puteranya di sebuah universitas di Boston. AS menolaknya masuk karena Prabowo dianggap terlibat kejahatan perang pada saat pemerintahan Presiden Soeharto.TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo
Mantan Panglima Kostrad, Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto terakhir ke Amerika Serikat pada 1998 atau 1999. Ia tercatat mengajukan visa ke negeri itu pada Maret 2014. Saat itu, Sata itu Prabowo akan menghadiri wisuda puteranya di sebuah universitas di Boston. AS menolaknya masuk karena Prabowo dianggap terlibat kejahatan perang pada saat pemerintahan Presiden Soeharto.TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

23 Oktober 2017 00:00 WIB

Ketua Badan Pembina, Organisasi, Keanggoataan dan Kaderisasi (BP-OKK) DPD Partai Demokrat tersebut, Pramono Edhie Wibowo dicekal pada Oktober 2009. Saat itu ia menjabat sebagai Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan). Ia diduga terlibat kejahatan perang di Timor Leste pada 1999. Dok.TEMPO/Dian Triyuli Handoko
Ketua Badan Pembina, Organisasi, Keanggoataan dan Kaderisasi (BP-OKK) DPD Partai Demokrat tersebut, Pramono Edhie Wibowo dicekal pada Oktober 2009. Saat itu ia menjabat sebagai Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan). Ia diduga terlibat kejahatan perang di Timor Leste pada 1999. Dok.TEMPO/Dian Triyuli Handoko

23 Oktober 2017 00:00 WIB

Mantan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin dicekal saat ia masih menjabat sebagai Letjen TNI (Purnawirawan). Ia dilarang masuk saat sedang mendampingi Presiden SBY menghadiri pertemuan kelompok G20 di Pittsburgh, Amerika Serikat pada Oktober 2009. Ia dicekal karena diduga terlibat dalam peristiwa Santa Cruz di Timor Leste pada 12 November 1991. Dok.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Mantan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin dicekal saat ia masih menjabat sebagai Letjen TNI (Purnawirawan). Ia dilarang masuk saat sedang mendampingi Presiden SBY menghadiri pertemuan kelompok G20 di Pittsburgh, Amerika Serikat pada Oktober 2009. Ia dicekal karena diduga terlibat dalam peristiwa Santa Cruz di Timor Leste pada 12 November 1991. Dok.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

23 Oktober 2017 00:00 WIB

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Politik, dan Keamanan RI, Wiranto dilarang masuk ke Amerika Serikat pada 15 Januari 2004. Kala itu, ia masih menjabat sebagai Jenderal TNI (Purn) dan calon presiden 2004. Wiranto dituduh terlibat kejahatan perang oleh pengadilan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Ia didakwa terlibat tindak kekerasan di Timor-Timur pada 1999. TEMPO/Imam Sukamto
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Politik, dan Keamanan RI, Wiranto dilarang masuk ke Amerika Serikat pada 15 Januari 2004. Kala itu, ia masih menjabat sebagai Jenderal TNI (Purn) dan calon presiden 2004. Wiranto dituduh terlibat kejahatan perang oleh pengadilan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Ia didakwa terlibat tindak kekerasan di Timor-Timur pada 1999. TEMPO/Imam Sukamto

23 Oktober 2017 00:00 WIB

Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan), Zacky Anwar Makarim juga pernah dicekal masuk Amerika Serikat pada Februari 2014. Kongres Amerika Serikat menilai pimpinan TNI belum diadili menurut kaidah peradilan internasional terkait peristiwa Santa Cruz di Timor Leste pada 12 November 1991. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo
Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan), Zacky Anwar Makarim juga pernah dicekal masuk Amerika Serikat pada Februari 2014. Kongres Amerika Serikat menilai pimpinan TNI belum diadili menurut kaidah peradilan internasional terkait peristiwa Santa Cruz di Timor Leste pada 12 November 1991. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

23 Oktober 2017 00:00 WIB

Letjen TNI (Purnawirawan), Suryo Prabowo dilarang masuk Singapura pada Agustus 2016. Namanya masuk dalam daftar hitam yang membuatnya tidak diperbolehkan bertandang ke sana. Dok.TEMPO/Awaluddin
Letjen TNI (Purnawirawan), Suryo Prabowo dilarang masuk Singapura pada Agustus 2016. Namanya masuk dalam daftar hitam yang membuatnya tidak diperbolehkan bertandang ke sana. Dok.TEMPO/Awaluddin

23 Oktober 2017 00:00 WIB