Anak-anak Rohingya terjatuh saat berebut untuk mendapatkan makanan di kamp pengungsian Palongkhali di Cox's Bazar, Bangladesh, 7 November 2017. Anak-anak pengungsi Rohingya harus berjuang mendapatkan makanan lantaran jumlah makanan tidak berbanding lurus dengan total pengungsi di kamp tersebut. REUTERS/Navesh Chitrakar

Anak-anak Rohingya berdesakan untuk mendapatkan makanan di kamp pengungsian Palongkhali di Cox's Bazar, Bangladesh, 7 November 2017. Mereka harus melakukan hal yang sama setiap hari. REUTERS/Navesh Chitrakar

Seorang anak Rohingya menangis saat berdesakan untuk mendapatkan makanan di kamp pengungsian Palongkhali di Cox's Bazar, Bangladesh, 7 November 2017. REUTERS/Navesh Chitrakar

Sejumlah anak Rohingya menangis saat berdesakan untuk mendapatkan makanan di kamp pengungsian Palongkhali di Cox's Bazar, Bangladesh, 7 November 2017. REUTERS/Navesh Chitrakar

Sejumlah anak Rohingya menangis saat berdesakan untuk mendapatkan makanan di kamp pengungsian Palongkhali di Cox's Bazar, Bangladesh, 7 November 2017. REUTERS/Navesh Chitrakar

Sejumlah anak Rohingya berebut untuk mendapatkan makanan di kamp pengungsian Palongkhali di Cox's Bazar, Bangladesh, 7 November 2017. REUTERS/Navesh Chitrakar