Jumat, 21 September 2018

Dua orang bocah melihat bangkai paus sperma di tepi pantai di Pantai Desa Durung, Aceh, 14 November 2017. Meski berbahaya, warga tetap melihat dari jarak dekat hingga bermain di sekitar empat bangkai paus yang mati pascaterdampar. REUTERS/Oviyandi Emnur

Beberapa warga menaiki bangkai paus yang terdampar di pantai Desa Durung, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, 14 November 2017. Petugas Kesehatan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bersama aparat keamanan setempat telah memasang garis polisi sebagai larangan memasuki lokasi bangkai paus tersebut karena dikhawatirkan menularkan penyakit berbahaya. ANTARA FOTO

Warga melihat bangkai paus sperma di tepi pantai di Pantai Desa Durung, Aceh, 14 November 2017. Enam paus lainnya berhasil diselamatkan ke perairan lepas usai terdampar kemarin (13/11). REUTERS/Oviyandi Emnur

Dokter Kesehatan Hewan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh memeriksa salah satu dari empat ekor paus yang mati pascaterdampar di Pantai Desa Durung, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, 14 November 2017. ANTARA FOTO

Dokter Kesehatan Hewan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh memeriksa salah satu dari empat ekor paus yang mati pascaterdampar di Pantai Desa Durung, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, 14 November 2017. ANTARA FOTO

Beberapa warga menaiki bangkai paus yang terdampar di pantai Desa Durung, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, 14 November 2017. AFP Photo