Rabu, 20 Juni 2018

Sejumlah jenazah pejuang ISIS disimpan dalam ruangan berpendingin di sebuah kamar mayat buatan di kompleks keamanan tingkat tinggi di Misratah, 26 Oktober 2017. Sekitar 700 mayat ditempatkan di kamar mayat yang terbuat dari kontainer. AFP PHOTO / MAHMUD TURKIA

Ali Tuwaileb membuka salah satu kontainer yang menyimpan jasad anggota ISIS di kompleks keamanan tingkat tinggi Misratah, Libya, 26 Oktober 2017. Ratusan jasad anggota ISIS disimpan di kamar mayat buatan itu sejak mereka dikalahkan dan dipukul mundur dari benteng mereka di Sirte. AFP Photo/Mahmud Turkia

Sejumlah kontainer yang menyimpan ratusan jenazah pejuang ISIS di kompleks keamanan tingkat tinggi di Misratah, 26 Oktober 2017. Menurut pihak setempat, jasad tersebut merupakan anggota ISIS dari Tunisia, Mesir, Sudan, dan Libya. AFP PHOTO / MAHMUD TURKIA

Sejumlah jenazah pejuang ISIS disimpan dalam ruangan berpendingin di sebuah kamar mayat buatan di kompleks keamanan tingkat tinggi di Misratah, 26 Oktober 2017. Ratusan jasad tersebut akan dikubur setelah menunggu keputusan jaksa agung di Tripoli. AFP PHOTO / MAHMUD TURKIA

Ali Tuwaileb memeriksa kontainer yang menyimpan jasad anggota ISIS di kompleks keamanan tingkat tinggi Misratah, Libya, 26 Oktober 2017. Kamar mayat buatan itu dilengkapi dengan mesin pendingin bersuhu sekitar -18 hingga -20 derajat celsius. AFP Photo/Mahmud Turkia